Total Tayangan Halaman

Jumat, 17 Oktober 2014

PENELITI LIPI TEMUKAN TIGA KATAK JENIS BARU



PRESS RELEASE
Selasa, 8 April 2014

PENELITI LIPI TEMUKAN TIGA KATAK JENIS BARU

Dua orang peneliti herpetofauna LIPI kembali menemukan tiga katak jenis baru dalam kurun waktu triwulan pertama 2014. Penemuan ketiga katak jenis baru tersebut dilaporkan oleh peneliti bidang Zoologi, Pusat Penelitian (P2) Biologi-LIPI yaitu Awal Riyanto dan Hellen Kurniati. Ketiga katak jenis baru yang diberi nama Chiromantis trilaksonoi, Chiromantis baladika, dan Chiromantis nauli, terpublikasikan dalam satu artikel ilmiah pada jurnal Russian Journal of Herpetology volume 21(1) 2014.

Jenis pertama yaitu Chiromantis trilaksonoi, yang didedikasikan untuk Wahyu Trilaksono, seorang teknisi laboratorium herpetologi P2 Biologi yang cukup berbakat. Sekaligus pula penghargaan kepada Wahyu karena telah mendapatkan spesimen tersebut di sekitar rumahnya pertengahan April 2011. Wahyu lebih suka namanya diabadikan sebagai nama jenis daripada diikutsertakan dalam penulisan artikel. Katak berukuran 24,5 – 26 mm memiliki tubuh bagian punggung berwarna cokelat terang dengan variasi garis tak jelas berwarna cokelat gelap membujur, bagian perut putih semi transparan, di atas rahang terdapat garis putih dari segaris tengah mata hingga tengkuk dan selaput terdapat diantara jari ketiga dan keempat tangan.

Jenis kedua adalah Chiromantis nauli, diberi nama sesuai dengan lokasi ditemukannya yaitu Teluk Nauli, Sibolga, Sumatera Utara. Jenis ini berwarna cokelat kekuningan polos, pada sisi perut berwarna putih kekuningan dan tidak mempunyai selaput di sela jari tangan.

Terakhir jenis ketiga adalah Chiromantis baladika, nama jenis ini diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti prajurit pembela bangsa. Jenis ini dikoleksi dari kolam non permanen pada area kebun sawit di Sumatera Barat. Memiliki punggung berwarna cokelat dengan bercak cokelat gelap kekuningan, sisi perut putih, pada paha terdapat pola tiga buah pita gelap melintang dan terdapat garis kuning dari ujung moncong melewati dorsolateral hingga sela paha.

Sekilas gambaran marga Chiromantis yang merupakan kelompok Katak pohon (Rhacophoridae), umumnya berukuran kecil, bersifat arboreal, hidup di habitat yang terganggu hingga hutan primer, bersifat nocturnal dan aktif bernyanyi seusai turun hujan. Ciri khas dari marga ini terletak pada dua jari tangan bagian dalam dan dua jari tangan bagian luar bias ditekuk sehingga dapat saling berhadapan.

Berdasarkan akses bulan Maret pada Amphibian Species of the World versi online (http://research.amnh.org/herpetology/amphibia) jumlah jenis dari marga ini sebanyak 15 jenis. Sehingga dengan bertambahnya ketiga jenis baru ini, setidaknya di dunia telah memiliki 18 jenis marga Chiromantis. (Sri Wulan)


Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
  1. Awal Riyanto (Peneliti bidang Zoologi, Pusat Penelitian Biologi-LIPI), HP. 081524529464, e-mail: awal_herp.yahoo.com; awal_lizards.yahoo.com
  2. Hellen Kurniati (Peneliti bidang Zoologi, Pusat Penelitian Biologi-LIPI), HP. 081318092591, e-mail: hkurniati.yahoo.com
  3. Humas Puslit Biologi-LIPI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar