Total Tayangan Halaman

Minggu, 24 Januari 2016

LIPI Targetkan Penemuan 20 Spesies pada 2016


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menargetkan penemuan 20 kandidat spesies baru sepanjang 2016 untuk kategori flora, fauna dan mikroorganisme yang dapat dikoleksi dan didata sebagai bagian dari keanekaragaman hayati (kehati).

"Target penemuan tahun ini minimal 20 spesies karena memang target kami rasional. Namun para peneliti LIPI berusaha semaksimal mungkin melebih target meskipun dana terbatas," kata Deputi bidang Ilmu Pengetahuan Hayati (LIPI) Prof Enny Sudharmonowati usai peluncuran dokumen IBSAP 2015-2020 di Gedung Bappenas Jakarta, Kamis (22/1).

Enny mengatakan penemuan 20 spesies baru ini diharapkan dapat tercapai salah satunya pada Ekspedisi NKRI 2016 Koridor Papua Barat bersama Komandan Pasukan Khusus (Kopasus).

Ia pun menjelaskan beberapa pihak yang mengikuti ekspedisi, baik mahasiswa maupun instansi pemerintah yang terlibat melakukan penelitian harus mendapat pelatihan tentang inventarisasi spesies.

Pelatihan ini, menurut Enny, berguna agar proses inventarisasi spesies dapat dilakukan dengan benar dari segi metodologi dan cara pendataan sehingga spesies tersebut dapat diuji dan diidentifikasi dengan baik.

"Mereka (partisipan) yang ikut ekspedisi terkadang salah dalam proses, misalnya ada bulu tipis sebagai ciri khas tidak terlihat dalam foto sehingga sulit diidentifikasi atau spesimen tersebut saat dikirim kemudian kami terima untuk diuji di herbarium mengalami kebusukan," kata Enny.

Enny pun menekankan bahwa penemuan spesies baru jenis mikroorganisme dinilai penting karena terdapat bakteri, seperti endofitik yang terdapat di esktrak daun dan batang pohon yang dapat dimanfaatkan sebagai obat.

Berdasarkan data LIPI, ada sekitar satu juta spesimen tumbuhan yang dikumpulkan sejak 1841 dan dikoleksi dari Herbarium Bogoriense.

Sementara itu, spesimen binatang sebagai koleksi ilmiah dari Museum Zoologicum Bogoriense mencapai 3 juta spesimen yang dikumpulkan sejak 1819.
Sumber : Antara

PAPUA DAN PULAU WETAR TARGET EKSPEDISI LIPI 2016

Jakarta, Jubi/Antara – Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Enny Sudarmonowati, mengatakan Pulau Wetar yang merupakan pulau terluar di barat daya Maluku berbatasan dengan Timor Leste akan menjadi target Ekspedisi Widya Nusantara (EWIN) 2016.
“Ini bocorannya ya, tahun depan kita akan ke pulau terluar Indonesia, Pulau Wetar dan Papua,” kata Enny, di Jakarta, Jumat (6/11/2015) lalu.
Ekspedisi tersebut akan jauh lebih mahal dari yang sebelumnya dilakukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Karenanya, kerja sama antar kedeputian LIPI akan lebih diperkuat sejak awal, sehingga dana yang terkumpul bisa jauh lebih besar.
“Jangan sampai asing terlebih dulu yang mengungkap apa yang ada di sana,” katanya.
LIPI berkomitmen mendukung perkembangan pembangunan wilayah timur Indonesia. Karenanya, Papua juga akan menjadi tujuan ekspedisi para peneliti LIPI di 2016.
“Kami tetap sisihkan tenaga untuk ke Papua. Ada kebun biologi di Wamena yang ingin ditingkatkan menjadi kebun raya. Harapannya, Kementerian Pekerjaan Umum bisa segera masuk membangun infrastruktur, sehingga dapat terhubung dengan Lorentz (taman nasional),” katanya.
Pulau Wetar memiliki luas mencapai 3.600 kilometer persegi, berada di Kabupaten Maluku Barat Daya, menjadi salah satu pulau terdepan karena berbatasan dengan Timor Leste di bagian selatan.
Sebelumnya Ketua Jaringan Peneliti Ekonomi Indonesia Timur, Izzac Matitaputty, mengatakan dengan ukurannya yang lebih besar dibanding pulau lain dalam gugusan kepulauan di sana, Wetar lebih cocok menjadi pelabuhan bebas bea.
Ia meyakini pelabuhan bebas bea tidak hanya akan membuka pintu keterisolasian pulau-pulau terluar tetapi juga akan mempercepat pembangunan ekonomi masyarakat di Maluku Barat Daya yang jauh dari Ambon. (*)
Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara

Minggu, 03 Januari 2016

TREUBIA Vol. 42, Desember 2015

Yth. Bapak/Ibu/Sdr. Peneliti dimana saja berada...

Berikut saya informasikan, makalah yang sudah terbit di Jurnal TREUBIA Vol. 42 Desember 2015, yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian Biologi-LIPI bisa diunduh gratis...

Bagi Bapak/Ibu/Sdr. Peneliti khususnya bidang Zoologi, yang ingin mengirimkan naskahnya ditunggu segera, Rencana tahun 2016 ini akan terbit dua nomor (Juni dan Desember).