Rabu, 27 April 2016
by Sri Wulan, S.Ikom.
Sudah
siap mau mengirim siaran pers?....tunggu dulu! Jangan dulu tekan “kirim”.
Siaran
pers sangat berguna ketika kita ingin berbagi cerita mengenai disiplin ilmu
yang kita geluti. Bila ada suatu informasi terbaru yang ingin kita sampaikan
kepada publik, sebaiknya kita tulis dalam siaran pers dengan format yang
sesuai. Siaran pers yang baik harus enak dibaca dan mudah untuk dicerna.
Ada
beberapa hal yang harus dilakukan dan diperiksa kembali oleh seorang Public Relation pada saat menulis siaran
pers yang akan dikirim ke media, diantaranya:
1. Judul
Judul yang sudah Anda
buat upayakan dibaca kembali apakah sudah pantas. Buatlah judul yang bombastis,
menarik, dan faktual agar publik tertarik untuk membaca siaran pers tersebut
lebih lanjut. Namun tentunya judul harus mencerminkan isi sebuah berita.
2. Nama
Seorang wartawan harus
hati-hati dalam penulisan nama seseorang. Usahakan untuk selalu mendapatkan
nama yang benar dan jelas. Bukan saja dalam hal penulisan nama tetapi penting
pula apabila seorang penulis siaran pers memastikan dengan benar
pengutipan-pengutipan nama sumber. Jangan membuat pembaca kebingungan pada saat
membaca siaran pers. Nama seseorang sangat sakral karena menyangkut hak
individu seseorang. Untuk itu pastikan penulis siaran pers mengetik nama yang
benar.
3. Link
Memasukan tautan dalam
siaran pers merupakan strategi yang sangat bagus untuk mengarahkan pembaca
menuju situs Web Anda, sehingga akan meningkatkan peringkat mesin pencari Anda.
Jangan sampai Anda salah mengetikkan sebuah tautan karena jika salah Anda tidak
akan menikmati hasil karya Anda. Untuk itu sebelum mengirimkan siaran pers
pastikan tautan yang Anda ketik berfungsi dengan baik dan diarahkan pada
halaman yang tepat. Jangan lupa memberikan tautan yang relevan untuk gambar,
visi misi lembaga pada website Anda.
4. Informasi Kontak
Pada bagian paling
akhir sebuah siaran pers tercantum mengenai informasi kontak. Periksa dan
verifikasi kembali informasi kontak yang Anda cantumkan agar wartawan dapat
menghubungi untuk menindaklanjuti tulisan siaran pers Anda. Pastikan untuk menyertakan
beberapa informasi tambahan misalnya tentang lembaga Anda.
5. Fakta dan Angka
Baca kembali siaran
pers yang Anda buat, pastikan informasi yang Anda sampaikan semuanya benar. Data
angka yang Anda informasikan juga memang benar, sehingga semua pernyataan dapat
dibuktikan. Apabila Anda salah dalam menuliskan informasi pada siaran pers,
tentunya akan “membunuh” kredibilitas Anda sebagai seorang Public Relation.
6. Ejaan dan Tata Bahasa
Hal terakhir yaitu,
penulisan ejaan dan tata bahasa. Periksa dan baca kembali tulisan tersebut
apakah ada kesalahan dalam ejaan dan pengetikan atau tata bahasanya kurang
baik. Tidak ada yang mengharapkan kita menjadi penulis yang baik, namun tentunya
kita berusaha untuk menulis semaksimal mungkin agar tidak menjadikan kita
pribadi yang terbelakang.


















