Produktivitas dan Tingkat Kolaborasi Penulis dalam Karya
Tulis Ilmiah Peneliti Bidang Zoologi, Puslit Biologi-LIPI 2005-2010
Oleh:
Sri Wulan
Pusat Penelitian Biologi-LIPI
ABSTRAK
Kajian
ini merupakan penerapan hukum bibliometrika dalam bidang ilmu perpustakaan.
Kajian dilakukan dengan metode deskriptif
menggunaan data publikasi peneliti bidang Zoologi-Puslit Biologi LIPI
selama 2005-2010. Pengambilan dan pengolahan data dilakukan pada bulan April-Mei
2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
produktivitas pengarang yang paling produktif dan tingkat kolaborasi dalam
penulisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Haryono merupakan penulis
produktif (24 artikel), diikuti Dewi Malia Prawiradilaga dan Renny K Hadiaty
masing-masing 23 artikel, disusul oleh Rosichon Ubaidillah (19 artikel) dan Sri
Hartini (18 artikel). Tingkat kolaborasi penulis terbanyak disumbang oleh Dewi
Malia Prawiradilaga dengan frekuensi kolaborasi sebanyak 22 artikel, disusul
oleh M Zein, Renny K Hadiaty, Sri Hartini, dan Sri Sulandari masing-masing 17
artikel. Rata-rata tingkat kolaborasi penulis adalah 0.84. Angka ini merupakan
kriteria positif untuk menilai semakin tingginya kualitas penelitian yang
dihasilkan.
Kata kunci:
Produktivitas, Tingkat kolaborasi, Peneliti Bidang Zoologi-LIPI
PENDAHULUAN
Pusat
Penelitian Biologi-LIPI merupakan institusi yang mempunyai tugas melakukan
penelitian dan pengembangan di bidang biologi. Dalam melaksanakan tugasnya
Puslit Biologi didukung oleh 427 orang SDM, 176 diantaranya merupakan tenaga
fungsional peneliti dengan latar belakang disiplin ilmu dan keahlian yang
berbeda (Laporan tahunan Puslit Biologi, 2012). Hasil penelitian staf peneliti
diterbitkan dalam berbagai publikasi seperti laporan teknik, prosiding seminar,
jurnal ilmiah, buku, dan lain sebagainya. Seluruh artikel penelitian tersebut
kemudian dihimpun dalam bentuk terbitan sekunder dengan judul kumpulan abstrak
karya tulis ilmiah peneliti bidang Zoologi-Puslit Biologi. Dalam kajian ini penulis
membatasi hanya produktivitas dan tingkat kolaborasi penulis dari peneliti
bidang Zoologi yang akan dikaji. Hal ini disebabkan hasil publikasi peneliti
dari bidang Botani dan Mikrobiologi belum lengkap penyusunannya.
Produktivitas
Kepengarangan
merupakan salah satu aspek yang berperan penting dalam penyebaran informasi dan
kegiatan komunikasi. Kontribusi penulis dapat dilihat dari pola yang berbeda,
seperti penulis tunggal, penulis bersama, dan beberapa penulis (Aliyu, 2011). Sebagai
pustakawan atau ilmuwan informasi, penting untuk mengetahui tingkat
produktivitas penulis dalam kaitannya dengan tingkat kolaborasi penulis.
Salah
satu metode yang dapat digunakan untuk membahas produktivitas penulis adalah
bibiliometrika. Bibliometrika adalah salah satu metode penelitian dalam bidang
ilmu perpustakaan dan informasi yang menggunakan analisis kuantitatif dan
statistik dalam penyelesainnya. Menurut Sulistyo dalam Hasugian dan Ishak
(2009), analisis bibliometrik bertujuan untuk menjelaskan proses komunikasi
tertulis, sifat dan arah pengembangan sarana deskriptif penghituungan dan
analisis berbagai faset komunikasi. Harande (2011) mengatakan “bibliometrics as
a tool for conducting such as a study. It refers to the application of
statistical techniques to the literature of a given subject”. Bibliomerik
mengkaji tentang pola komunikasi antara informasi dalam bentuk dokumen dan
pengguna informasi potensial.
Produktivitas
didefinisikan sebagai jumlah artikel yang dipublikasikan peneliti dalam kurun
waktu tertentu (Maryono, 2012). Produktivitas terkait dengan kuantitas dan
kualitas dari kinerja seseorang yang dilakukan secara maksimal untuk tujuan
tertentu. Produktivitas seorang penulis dapat dilihat dari hasil yang telah
diterbitkan. Nilai produktivitas penulis dapat memberikan gambaran bagi kita
tentang penulis yang paling produktif dalam menghasilkan karya dalam kurun
waktu tertentu. Penghitungan tingkat produktivitas penulis pada jurnal ilmiah
dilakukan agar dapat mengetahui jurnal yang memiliki penulis-penulis produktif
dan siapakah pengarang yang paling produktif dalam menghasilkan karya ilmiah
dalam kurun waktu tertentu (Himma & Fitri, 2009). Dengan demikian terlihat
bahwa analisis produktivitas penulis mempunyai tujuan untuk memberikan
pengetahuan tentang berbagai hal seperti mengenai kepengarangan, baik
produktivitas pengarang, karakteristik pengarang hingga subjek yang terbanyak.
Kolaborasi
Kolaborasi
merupakan terjemahan dari kata “collaboration”
yang artinya kerjasama. Kolaborasi mencakup semua kegiatan yang ingin dicapai
dan mempunyai tujuan serta manfaat bersama. Kegiatan kolaborasi dalam
penelitian secara umum dapat dilihat dalam kegiatan penulisan suatu karya yang
melibatkan banyak penulis. Katz and Martin (1997) memberikan batasan bahwa
seorang peneliti dikatakan berkolaborasi apabila mereka bekerjasama dalam
proyek penelitan, namanya muncul dalam proposal penelitian, bertanggung jawab
dalam satu atau lebih elemen penelitian, pelaksanaan eksperimen, analisa dan
interpretasi data, penulisan laporan. Dalam beberapa kasus, kolaborator juga
dapat mencakup antara lain mereka yang bertanggung jawab dalam tahap-tahap
penting penelitian, seperti pencetus ide, hipotesis asli atau interpretasi
teori, serta sebagai pemilik proyek penelitian dan penyandang dana. Sementara
itu yang tidak bisa dianggap sebagai kolaborasi adalah mereka yang
berkonstribusi relatif kecil, misalnya teknisi atau asisten peneliti.
Untuk
melihat sejauh mana perkembangan penulisan karya ilmiah peneliti bidang zoologi
dari tahun 20005-2010, maka perlu dilakukan pengkajian untuk mengetahui
produktivitas dan tingkat kolaborasi peneliti dalam penulisan karya tulis
ilmiah pada tahun 2005-2010. Melalui penelitian ini dapat diketahui pengarang
mana yang produktif dan sejauhmana tingkat kolaborasinya dalam hal penulisan
karya ilmiah.
METODE
Metode Pengumpulan Data
Kajian
penelitian ini dilakukan dengan menggunaan metode desriptif menggunakan data
publikasi peneliti bidang Zoologi, Puslit Biologi-LIPI selama enam tahun yaitu
tahun 2005-2010. Pengkajian dilakukan pada bulan April 2014 dengan analisis
dokumen. Populasi yang digunakan dalam kajian ini yaitu semua artikel karya
tulis peneliti Bidang Zoologi, Puslit Biologi LIPI tahun 2005-2010 yang
terhimpun dalam buku “Abstrak Karya Tulis Ilmiah Peneliti Bidang Zoologi 2005-2010.
Karya tulis yang dikaji dikelompokkan berdasarkan peringkat produktivitas
penulis, frekuensi kolaborasi penulisan, dan perbandingan peringkat
produktivitas dan peringkat kolaborasi penulisan.
Pengolahan
Data
Data
yang diperoleh kemudian diolah dengan bantuan Microsoft Excel 2010. Tujuannya
untuk memperoleh data awal dan memudahkan dalam pendistribusian data dan
tampilan dalam format grafik. Pengolahan data digunakan untuk menentukan:
· 1. Penyebaran penulis
produktif selama tahun 2005-2010
2. Peringkat Kolaborasi
penulisan selama 2005-2010
Analisa
Data
Metode perhitungan
yang digunakan untuk menghitung tingkat kolaborasi antar penulis adalah dengan
metode Subramanyam (1983) dengan rumus:
C= nm/(nm + ns)
dimana:
C
= tingkat kolaborasi penulis salam suatu disiplin ilmu dengan nilai berada pada
interval 0 sampai dengan 1, atau [0,1]
Nm
= total hasil penelitian dari peneliti suatu disiplin ilmu pada tahun tertentu
yang dilakukan secara berkolaborasi
Ns = total hasil penelitian dari suatu disiplin
ilmu pada tahun tertentu yang dilakukan secara individual
Keterangan:
1
HASIL DAN PEMBAHASAN
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan aspek produktivitas dan tingkat kolaborasi penulis, maka dapat dambil kesimpulan sebagai berikut:
b. Kajian ini juga menunjukkan bahwa tingkat
kolaborasi penulis dalam penulisan artikel selama 2005-2010 memiliki tingkat
kolaborasi yang cukup tinggi, yakni sebesar 0,84. Sebagian besar artikel
merupakan karya penelitian kolaborasi. Angka ini merupakan kriteria positif
untuk menilai semakin tingginya kualitas penelitian yang dihasilkan
SARAN
Berdasarkan hasil dan simpulan, maka
disampaikan saran atau rekomendasi sebagai berikut:
a. Perlu
adanya usaha peningkatan kualitas dan kuantitas penulisan, serta produktivitas
penulis perlu ditingkatkan pula.
b. Tingkat kolaborasi
dan kerjasama penulisan dengan institusi lain perlu dipertahankan dan
ditingkatkan, karena banyak manfaat yang diperoleh dalam rangka menghasilkan
penelitian dan publikasi yang berkualitas.
DAFTAR PUSTAKA
Aliyu,
M. 2011. Author Productivity and Colaboration Among Academic Scientists in Modibbo
Adama University of Technology, Yola. The
Information Manager, Vol. 11(1&2): 32-35.
Dewiyana, H. & F. Arianti. 2009.
Produktivitas Pengarang Pada Jurnal
Program Studi Di Lingkungan Universitas Sumatera Utara (USU) Terbitan Usu Press
Tahun 2004-2006. http://digilibunsri.wordpress.com/2010/03/04/produktivitas-pengarang-pada-jurnal-program-studi-di-lingkungan-universitas-sumatera-utara-usu-terbitan-usu-press-tahun-2004-2006-oleh-himma-dewiyana-dan-fitri-arianti/ diakses 4 Juni 2014
Harande,
Y.I. 2001. Author Productivity and Collaboration: an Investigation of the
Relationship Using the Literature of Technology. Libri, vol. 51: 124-127.
Hasugian,
J. & Ishak. 2009. Analisis
bibliometrik terhadap publikasi hasil penelitian AIDS di Indonesia. Laporan
Penelitian. Universitas Sumatera Utara, Medan. 24 hal.
Katz, J.S. & B.R.
Martin. 1997. What is research collaboration?. Research Policy, 26: 1-18.
|
Sumber: Visi Pustaka, vol. 16(2) Agustus 2014:
|